'KERJAYA ITU ADALAH PENGALAMAN HIDUP KITA'.
Saya tak tahu berapa banyak yang setuju dengan saya. Tapi apapun, saya tetap juga dengan pendirian bahwa karir kita adalah pengalaman hidup kita. Ini karena seseorang yang mulai karirnya di tingkat bawahan hingga berhasil mencapai ke tingkat tertinggi, semuanya akan melalui pengalaman dalam hidup mereka.
Maka pada pengalaman hidup seseorang itulah adanya sesuatu cerita suka duka, jatuh bangun dan sebagainya yang diskripkan sebagai sebuah drama baik untuk siaran TV maupun sebagai film.
Di atas dasar itu, saya bersama 4 orang rekan penulis skrip yang terdiri dari Zainal Hapus Hussein, Yusof Arabi, Shaharudin Jamil dan Edura Wati Shahrom akan bergantian menampilkan karir hidup individu dalam blog ini.
Karir saya dari awal dulu hingga sekarang bagaikan 'Jack of all Trades' memberikan saya seribu satu pengalaman dalam perjalanan hidup saya.
Saya pernah bekerja pabrik ... saya pernah jadi kuli kontrek bangunan ... saya pernah bekerja sebagai eksekutif di perusahaan korporat dengan memiliki 3 buah mobil mewah dan 2 buah superbike .... saya pernah jual kueh .... saya pernah jadi bodyguard .... you name it, bisa dikatakan semua saya sudah lakukan dalam karir hidup demi mencari sesuap rezeki yang halal.
Maka semua pekerjaan yang saya lalui itu memberikan pengalaman yang sangat berharga di dalam hidup saya. Sekali lagi saya tekankan di sini, semua itu tidak dapat dibeli dengan Ringgit Malaysia atau US Dollar sekalipun.
Pengalaman hidup kita tidak dapat dinilai dengan uang. Tetapi cerita dari pengalaman kita itu bisa dijadikan sebagai sebuah cerita baik untuk novel, drama TV maupun film fiksi.
Kesimpulan, jika Anda duduk minum teh tarik semeja dengan seorang penulis, jangan bongkarkan pengalaman hidup kita, karena itu akan menjadi bahan penulisan mereka.
Share on Facebook































































