Petang tadi saya terima satu email dari seorang pengusaha internet lokal dengan judul seperti di atas. Maksud beliau adalah dari 100 yang dikirim, berapakah nilai email yang akan dibuka oleh subscriber. Berapa pula nilai klik pada link dalam email itu dan jika menjual produk berapa pula nilai penjualan yang dihasilkan?
Ia menargetkan sebaik-baik sebuah mailing list itu harus memiliki nilai konversi sebesar 50% pada penilaian buka email, 20% penilaian klik pada link dan 3% nilai pembelian produk.
Dalam mengukurkan pada penilaian itu, beliau juga menyarankan pentingnya penggunaan tool dalam autoresponder yang kita miliki.
Selain itu, ia juga menyentuh jenis subscriber yang mempengaruhi konversi email yang dikirim. Bagaimana subscriber itu diperoleh dan bagaimana follow-up dilakukan dan judul email juga turut berperan penting.
Meskipun email ini tidak minta dijawab, tetapi secara spontan saya luahkan pandangan pribadi bahwa conversion setiap email itu berkaitan pada content dan character pengirim.
Meskipun mailer itu seorang IM top, tapi kalau sikap dan perangainya kurang menyenangkan, saya tidak akan baca dan terus delete saja email itu. Kalau lagi tidak menyenangkan saya unsubscribed aje ...!!!
Saya hormati dan bangga anak Melayu jadi pengusaha internet. Bukan calang-calang dapat gelar pengusaha. Seorang kawan saya dah lebih 10 tahun dagang nasi lemak kat tepi jalan. Meskipun dapat beli rumah teras 2 lantai di kawasan perumahan elite dan pakai mobil mewah dari hasil dagang nasi lemak, dia masih dan tetap juga dikenal sebagai penjual nasi lemak. Bukan pengusaha ...!
Maka bila kita sudah bergelar pengusaha ... tambah-tambah pula dikenal sebagai pengusaha internet kita harus berkomitmen ... harus ada tanggung-jawab. Jangan suka melengahkan delivery produk ke pelanggan. Kalau janji ada bonus ... harus ditunaikan back-up setelah penjualan harus ada. Pelanggan harus dihubungi balik ... setidaknya bertanya kabar ... apakah produk itu sudah diterima atau belum dan berharapkan pelanggan suka pada produk itu dan kalau bisa minta referal nama kawan-kawan yang mungkin akan tertarik pada produk itu. Jangan langsung diamkan diri. Sedangkan saat promo ... sales letter menjanjikan gunung intan payung.
Maaf! Saya bercerita berdasarkan pengalaman. Dah tiga empat kali saya bengkak hati setelah membeli produk dari IM kita. Tapi apakan daya ... saya hanya diamkan diri aje!
Berbeda membeli produk dari IM luar negeri. Klik aje kat paypal dah langsung bisa download. Dah tu pulak tanpa disangka ada bonus tambahan. Padahal saat promosi atau kat sales letter tak ada pun tercatat. Selang beberapa jam terima email darinya bertanya kabar dan minta pergi ke blognya jika ada apa-apa masalah atau perlu apa-apa panduan teknis.
Pengalaman ini juga terjadi saat saya bertugas sebagai manajer penjualan BMW dulu. Salesman Cina akan follow-up dengan pelanggan mereka untuk back-up services termasuk ambil dan kirim mobil customer ke workshop untuk layanan dan sebagainya. Dengan cara ini customer tadi senang hati dan tak keberatan rekemen kawan-kawannya beli mobil dari salesman itu. Tetapi salesman kita setelah jual terus lupakan customer itu dan hanya tumpukan ke prospect baru yang belum tentu dapat penjualan.
Di atas pengalaman ini juga ada dua tiga orang IM lokal yang saya blacklist. Cuma saya tak sampai hati nak unsubscribe aje ...!!!
Maaf!! Itu luahan pribadi saya atas pengalaman yang pernah saya alami dalam waktu lebih 2 tahun saya berjinak di dunia internet marketing ini.
Share on Facebook































































Utk maintain auto-responder bukan murah. Lagipun bila berbicara pasal autoresponder, kita kena cakap pasal Aweber aje ... yg lain2 tak leh harap dan besar kemungkinan masuk ke spam folder subscribers. Aweber pula biaya about USD 19 per month (minimal). So, kalau conversion tak banyak, rugi la pakai.
salam ..
entry tuan ini memberi pemberitahuan yang bagus dan pengetahuan kepada saya. terima kasih
ish agak2 kenal tak im tuh .. memang uncle banyak pengalaman seharusnya dibagi bersama ... yela kita baru setahun jagung nie .. banyak benda tak tahu lagi .. huhu
Hehehe ... itulah ... saya dah 2 bulan Aweber masih belum betul2 capture milis lagi ni.
Waalaikumusalam sdra az man. Terima kasih sudi visit blog saya.
Uncle tulis tu coz dah byk kali kena! Mereka tu semua IM top ...! Yang janji tang bonus lak apakah mereka lupa atau sengaja dilupakan, Allah Wa'alam!
yup aku skong .. IM luar ngara lebih pndai dlm mengirim email kalo Subsribe kt blog diorg .. lebih etis dan pndai menulis kiasan ..
tp ade sorg IM msia yg etis camtu dan aku respek pabila die hnatar email kpd sbcriber die-hasbul aqill.
IM luar ngara mmg pandai ambil kesempatan bila kita subscribe kat blog dia. Bahkan bila dia minta kita klik pada offer yg diberi, bergantian berubah page dan sebentar kemudian berulang-ulang kita akan terima email dari seluruh family dia yg terlibat dlm IM.
Wah, menarik juga ye, tapi saya belum pernah terima email sebegitu.Yang penting, jika kita bekerja melibatkan pelanggan, better jika kita buat follow-up. It will shows how commited we are, and it offers for more future prospect. Good article bro.
Terima kasih Faizul. Dlm sales dan marketing, tak peduli apakah offline atau online kita tetap kena servis customer.
Informasi yang sangat bermanfaat .. terima kasih dan salam kenal
Salam juga dari saya kpd Pedagang Melayu dan terima kasih kunjungi ke mari.